Uranus
Uranus mempunyai inti batuan dan diselubungi lautan
air bercampur mineral yang menjadi susuan utama inti batuan. Lautan bertemu
atmosfer yang terdiri atas hydrogen, helium dan metahna. Uranus mempunyai 10
cincin dan 21 satelit.
Uranus pertama kali ditemukan dengan teleskop oleh Sir
William Herschel tahun 1781. Herschel kebetulan melihat perubahan kedudukannya
di rasi Gemini. Ia melaporkan ke British Royal Society sebagai komet.
Sebelumnya, sejak 1690, orang telah lama memperhatikannya, tetapi menganggapnya
bintang.
Uranus berotasi sangat cepat menyebabkan pepat dikedua
kutubnya. Diameter di ekuator lebih panjang 2% (500 km) daripada sepanjang
kutub. Sumbu rotasi Uranus, miring 980 terhadap bidang orbit
menyebabkan satu kutub planet selalu mengarah ke matahari selama 42 tahun dan
setengah orbit berikutnya kutub yang lain. Jadi matahari selalu berada di kutub
dan tidak terbenam setelah 42 tahun. Yang mengherankan adalah selama masa itu
tidak terjadi perbedaan suhu yang besar diantara kedua kutub. Suhu rata-rata di
atmosfer -2120C. Keseragaman suhu menunjukan bahwa panas di
rambatkan sangat efisien dan mudah menjalar keseluruh bagian planet dimanapun.
Meskipun Uranus adalah planet Yovian, ia lebih kecil
dan mempunyai komposisi kimia berbeda. Saturnus dan Yupiter terdiri atas H dan
He, sedangkan Uranus menangkap lebih banyak molekul air. Karena air lebih berat
dari H dan He, Uranus jadi lebih kompak. Dengan massa Uranus yang diketahui
sekarang, jika air diganti H dan He, maka Uranus akan lebih besar dari Yupiter
dan menjadi lebih renggang.
Lautan cair yang menjadi isi planet begitu besar dan
terlihat sebagai air bercampur silikat, magnesium, senyawa nitrogen dan
hidrokarbon. Suhu lautan sangat panas
6.6500C. Di bumi, air menguap pada 1000C, namun lautan di
Uranus tetap cair, karena tekanan di dalam Uranus 5 juta kali lebih kuat dari
tekanan di bumi. Kekuatan tekanan itu mencegah molekul air tercerai menjadi
uap.
Atmosfer berisi H, He dan sedikit methane,
merentang sampai 5.000 km di atas lautan. Angin bertiup sejajar ekuator,
bergerak pada arah yang sama dengan rotasi planet di lintang tinggi dan
berlawanan di lintang rendah. Angin itulah yang menjadikan pola pita-pita lajur
yang terlihat sejajar ekuator. Cahaya memantul biru-hijau, karena serapan methane
di atmosfer merah dan oranye. Uranus berbeda dengan planet Yovian lain, sedikit
memancar panas dari dalam planet. Pusat Uranus diperkirakan terdiri atas inti
batuan berukuran lebih kecil dari inti bumi. Berjejari 2.000 km dan bersuhu
6.6500C, oleh tekanan yang sangat besar dari air pada inti batuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar