Selasa, 29 April 2014

Uranus



Uranus
Uranus mempunyai inti batuan dan diselubungi lautan air bercampur mineral yang menjadi susuan utama inti batuan. Lautan bertemu atmosfer yang terdiri atas hydrogen, helium dan metahna. Uranus mempunyai 10 cincin dan 21 satelit.
Uranus pertama kali ditemukan dengan teleskop oleh Sir William Herschel tahun 1781. Herschel kebetulan melihat perubahan kedudukannya di rasi Gemini. Ia melaporkan ke British Royal Society sebagai komet. Sebelumnya, sejak 1690, orang telah lama memperhatikannya, tetapi menganggapnya bintang.
Uranus berotasi sangat cepat menyebabkan pepat dikedua kutubnya. Diameter di ekuator lebih panjang 2% (500 km) daripada sepanjang kutub. Sumbu rotasi Uranus, miring 980 terhadap bidang orbit menyebabkan satu kutub planet selalu mengarah ke matahari selama 42 tahun dan setengah orbit berikutnya kutub yang lain. Jadi matahari selalu berada di kutub dan tidak terbenam setelah 42 tahun. Yang mengherankan adalah selama masa itu tidak terjadi perbedaan suhu yang besar diantara kedua kutub. Suhu rata-rata di atmosfer -2120C. Keseragaman suhu menunjukan bahwa panas di rambatkan sangat efisien dan mudah menjalar keseluruh bagian planet dimanapun.
Meskipun Uranus adalah planet Yovian, ia lebih kecil dan mempunyai komposisi kimia berbeda. Saturnus dan Yupiter terdiri atas H dan He, sedangkan Uranus menangkap lebih banyak molekul air. Karena air lebih berat dari H dan He, Uranus jadi lebih kompak. Dengan massa Uranus yang diketahui sekarang, jika air diganti H dan He, maka Uranus akan lebih besar dari Yupiter dan menjadi lebih renggang.
Lautan cair yang menjadi isi planet begitu besar dan terlihat sebagai air bercampur silikat, magnesium, senyawa nitrogen dan hidrokarbon.  Suhu lautan sangat panas 6.6500C. Di bumi, air menguap pada 1000C, namun lautan di Uranus tetap cair, karena tekanan di dalam Uranus 5 juta kali lebih kuat dari tekanan di bumi. Kekuatan tekanan itu mencegah molekul air tercerai menjadi uap.
Atmosfer berisi H, He dan sedikit methane, merentang sampai 5.000 km di atas lautan. Angin bertiup sejajar ekuator, bergerak pada arah yang sama dengan rotasi planet di lintang tinggi dan berlawanan di lintang rendah. Angin itulah yang menjadikan pola pita-pita lajur yang terlihat sejajar ekuator. Cahaya memantul biru-hijau, karena serapan methane di atmosfer merah dan oranye. Uranus berbeda dengan planet Yovian lain, sedikit memancar panas dari dalam planet. Pusat Uranus diperkirakan terdiri atas inti batuan berukuran lebih kecil dari inti bumi. Berjejari 2.000 km dan bersuhu 6.6500C, oleh tekanan yang sangat besar dari air pada inti batuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar