Sabtu, 19 April 2014

Planet Merkurius



Merkurius
Telaah spektroskopik memperlihatkan atmosfer Merkurius sangat tipis, lebih tipis dari atmosfer planet Mars. Gravitasi di permukaan Merkurius adalah sepertiga gravitasi Bumi. Atmosfer terdiri atas atom-atom berat gas Natrium, Potassium. Atom-atom itu berasal dari kerak planet yang terlepas. Tumbukan bertubi-tubi oleh benda-benda luar yang menerjang permukaan planet mencerabut atom-atom ringan dan berat dari kerak planet. Atom-atom ringan H dan He terlepas ke langit. Tersisalah atom-atom berat seperti natrium potassium yang menjadi unsur penyusun atmosfer. Tidak ada planet dalam tatasurya yang mempunyai atmosfer yang sangat jarang dan hampir vakum, berisi atom-atom berat seperti Merkurius.
Permukaan planet Merkurius dipenuhi oleh batuan kasar, gelap berpori. Inti planet yang berupa besi meliputi ¾ radius planet. Tercatat juga medan magnet lemah yang hanya 1% medan bumi. Penemuan ini menunjuk ke inti planet yang cair. Tetapi ketiadaan selubung magma yang melingkup inti besi, meyakinkan peneliti, masa lalu planet yang mengalami terjangan dan tumbukan hebat berulang-ulang, sehingga selubung mantel planet tercabut. Permukaan Merkurius memperlihatkan lapisan serupa bulan yaitu memiliki banyak kawah. Suhu permukaan sebesar 4300 C pada sisi matahari dan -1800 C pada sisi malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar