Merkurius
Telaah spektroskopik memperlihatkan atmosfer Merkurius
sangat tipis, lebih tipis dari atmosfer planet Mars. Gravitasi di permukaan
Merkurius adalah sepertiga gravitasi Bumi. Atmosfer terdiri atas atom-atom
berat gas Natrium, Potassium. Atom-atom itu berasal dari kerak planet yang
terlepas. Tumbukan bertubi-tubi oleh benda-benda luar yang menerjang permukaan
planet mencerabut atom-atom ringan dan berat dari kerak planet. Atom-atom
ringan H dan He terlepas ke langit. Tersisalah atom-atom berat seperti natrium
potassium yang menjadi unsur penyusun atmosfer. Tidak ada planet dalam tatasurya
yang mempunyai atmosfer yang sangat jarang dan hampir vakum, berisi atom-atom
berat seperti Merkurius.
Permukaan planet Merkurius dipenuhi oleh batuan
kasar, gelap berpori. Inti planet yang berupa besi meliputi ¾ radius planet.
Tercatat juga medan magnet lemah yang hanya 1% medan bumi. Penemuan ini
menunjuk ke inti planet yang cair. Tetapi ketiadaan selubung magma yang
melingkup inti besi, meyakinkan peneliti, masa lalu planet yang mengalami
terjangan dan tumbukan hebat berulang-ulang, sehingga selubung mantel planet
tercabut. Permukaan Merkurius memperlihatkan lapisan serupa bulan yaitu
memiliki banyak kawah. Suhu permukaan sebesar 4300 C pada sisi
matahari dan -1800 C pada sisi malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar